“Bangun 11 Perusahaan Mizan Modal 45 Juta”.

Edisi bulan ini (September, 2011), Majalah Elshinta memuat laporan utama berupa wawancara langsung dengan CEO Mizan, Dr Haidar Bagir, dengan tajuk “Bangun 11 Perusahaan Mizan Modal 45 Juta”.

Selain dikenal sebagai cendekiawan Muslim, Dr Haidar Bagir juga dikenal sebagai pengusaha sukses dalam bisnis penerbitan buku dan film. Hingga saat ini, sudah tercatat 11 perusahaan yang tergabung dalam Kelompok Mizan yang dipimpinnya. 11 perusahaan itu bergerak di berbagai bidang, dari penerbitan buku, distribusi buku, toko buku, portal gaya hidup hinggaproduction house.
Dalam bisnis perbukuan, Mizan telah dikenal sebagai salah satu penerbit buku papan atas diIndonesia. Dengan mengusung jargon “Mengukuhkan matra baru pemikiran Islam Indonesia”, bisnis perbukuan yang telah digelutinya selama 28 tahun itu terus berkembang hingga mencapai puncak kesuksesan. Salah satu puncaknya saat Kelompok Penerbit Mizan melalui Bentang Pustaka sukses dengan seri tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Yang tak ketinggalan, sebagaimana diungkapkan oleh Haidar Bagir, sejak 28 tahun lalu hingga kini Mizan juga tetap menjaga posisinya sebagai penerbit yang concern terhadap buku-buku religius kontemporer untuk memenuhi kebutuhan minat baca kalangan Muslim kelas menengah. Begitu juga dalam bisnis perfilman yang baru digelutinya, Mizan berupaya untuk memproduksi film-film yang berkualitas dan mendidik seperti Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Garuda di Dadaku dan yang terbaru berjudul “Semesta Mendukung” yang akan tayang di bioskop pada 20 Oktober nanti. Film-film mendidik ala Mizan juga dirasakan berkontribusi dalam ikut mencerdaskan anak bangsa, sehingga berbagai penghargaan dianugerahkan ke hamper seluruh film yang diproduksi Mizan.
Ternyata, sebagaimana diungkapkan Haidar Bagir dalam wawancara itu, bisnisnya bersama Kelompok Mizan diawali dengan modal Rp. 45 juta. Dan, dalam 3 bulan pertama sejak didirikannya pada 7 Maret 1983, Kelompok Mizan baru menerbitkan 1 judul buku dengan 2000-3000 eksemplar. Adapun kini, Kelompok Mizan tercatat telah menerbitkan 80-90 judul buku perbulan dengan total sudah sekitar 12.000 judul buku yang telah diterbitkannya.
Dalam wawancara itu, Haidar Bagir juga mengungkapkan bahwa saat ini konsentrasinya sudah bukan ke penerbitan buku lagi, tapi beranjak ke digital publishing dan Mizan Production. Mizan telah bergerak ke pengembangan konten-konten digital dan informasi, sehingga buku-bukunya bisa di akses melalui Ipad, Nokia Ovi Store, dll. Dengan begitu, cakupan Mizan pun semakin luas ke seluruh belahan dunia. Dalam catatan Mizan.com, sejak dirilis akhir Juli lalu, konten Mizan Digital Publishing telah menembus 28 negara.
Ketika ditanya tentang kiat agar bisa berbisnis sukses sepertinya, Haidar Bagir menjawab agar setiap pebisnis berbisnis sesuai minatnya sehingga bisa menghadirkan keyakinan bahwa bisnisnya memang pantas dan mampu dijalankannya. Oleh karena itu, Haidar Bagir mengakui bahwa minat menulis dan membaca serta cita-cita untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang memang ada dan ditanamkan sejak kecil oleh orang tuanya ‘lah yang menjadikannya sukses dalam mengembangkan Kelompok Mizan hingga seperti saat ini. (Diolah dari Majalah Elshinta edisi September 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s