Fitrah dan Kebahagiaan

Fitrah dan Kebahagiaan

”Dan hadapkanlah wajahmu dengan hanif kepada agama Allah. (Tetaplah atas) Fitrah Allah yang manusia diciptakan atasnya. Tak sekali-kali ada perubahan dalam ciptaan Allah. Itulah agama yang lurus …” (QS. Ar-Ruum: 30)

Kata fitrah -bahasa Arab ”fith-rah”- berasal dari akar kata f-th-r. Arti kata ini adalah ”keawalmulaan sesuatu sementara sebelumnya sesuatu itu tidak ada”. Dengan kata lain, ”sesuatu yang tercipta untuk pertama kalinya dan tanpa preseden (contoh)”. Sinonimnya adalah al-khalq atau atau al-ibda’. Contohnya, air susu yang pertama kali keluar dari induk unta disebut sebagai “fithr”. Maka, dalam ayat di atas, fitrah berarti unsur manusia yang diciptakan pertama kali. Bukan itu saja, fitrah manusia itu tak pernah berubah sepanjang hidupnya -dengan kata lain, selama-lamanya. Bukan kebetulan juga bahwa makna lain kata fitrah adalah cetakan atau patrian, yang sekali dicetak atau dipatri, tak akan bisa diubah atau dilepaskan.

Continue reading

POSISI DAN PERAN FILSAFAT ISLAM DALAM MASALAH KEMANUSIAAN

POSISI FILSAFAT ISLAM DALAM MASALAH  KEMANUSIAAN

Dr. Haidar  Bagir 

(Pendiri dan pembina Islamic College for Advanced Studies (ICAS),   STFI Sadra, STAI Madina Ilmi,  dan Penerbit Mizan )

Meluaskan Wawasan dan Semangat Pluralistik

Salah satu sumber keprihatinan kita terhadap kondisi psikososial umat Islam kontemporer adalah lambatnya kelompok ini mentas dari “masa pubertas” intelektualnya. Hal ini ditandai dengan ciri terobsesinya sebagian umat dengan simbol-simbol formalisme-legalistik, pemahaman keagamaan yang simplistik, kurangnya apresiasi terhadap penafsiran rasionalistik atas agama, dan kecenderungan untuk merasa paling benar sendiri—yakni dalam kaitannya dengan kemungkinan dialog antar maupun interkeyakinan (inter and intrafaithdialogues). Di sisi lain, kelompok lain umat yang sebenarnya lebih siap untuk mengambil sikap terbuka tampak gamang dalam menghadapi tantangan realitas zaman yang menuntut kemampuan apropriasi, yaitu kemampuan memahami, dan mengambil dari orang lain tanpa hanyut ke dalamnya.

Continue reading

Penerimaan Mahasiswa Baru Magister ICAS-PARAMADINA & Undangan Seminar Filsafat Islam

Penerimaan Mahasiswa Baru Magister ICAS-PARAMADINA & Undangan Seminar Filsafat Islam.

via Penerimaan Mahasiswa Baru Magister ICAS-PARAMADINA & Undangan Seminar Filsafat Islam.

“Bangun 11 Perusahaan Mizan Modal 45 Juta”.

Edisi bulan ini (September, 2011), Majalah Elshinta memuat laporan utama berupa wawancara langsung dengan CEO Mizan, Dr Haidar Bagir, dengan tajuk “Bangun 11 Perusahaan Mizan Modal 45 Juta”.

Selain dikenal sebagai cendekiawan Muslim, Dr Haidar Bagir juga dikenal sebagai pengusaha sukses dalam bisnis penerbitan buku dan film. Hingga saat ini, sudah tercatat 11 perusahaan yang tergabung dalam Kelompok Mizan yang dipimpinnya. 11 perusahaan itu bergerak di berbagai bidang, dari penerbitan buku, distribusi buku, toko buku, portal gaya hidup hinggaproduction house.

“Laporan Singkat Delegasi The Islamic College Jakarta tentang Anual Conference on Islamic Studies ke 11 di Pangkal Pinang Propinsi Bangka-Belitung. “

Laporan Singkat Delegasi The Islamic College Jakarta tentang Anual Conference on Islamic Studies ke 11 di Pangkal Pinang Propinsi Bangka-Belitung. “

Oleh : Ahmad Y Samantho

Setelah mengikuti Anual Conference on Islamic Studies ke 11 di Pangkal Pinang Propinsi Bangka-Belitung, 10-13 Oktober 2011, terasa semakin mendesak perlunya perumusan dan  rekonstruksi Paradigma Keilmuan Islami (Epistemologi Islam) yang Holistik dan Integratif (Tauhidi).

Continue reading

Kalender Akademik dan Jadwal Kuliah Program Magister Ilmu Agama Islam (PMIAI) Univ.Paramadina-ICAS

Assalamu alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh,

Berikut ini saya sampaikan Kalender Akademik Program Magister Ilmu Agama Islam (PMIAI) Universitas Paramadina -The Islamic College For Advanced Studies (ICAS) tahun 2011-2012, dan Jadwal Kuliah semester Ganjil 2011-2012.

Adapun Pengambilan KHS (Kartu Hasil Studi/Academic Transcript) dan Registrasi Kuliah Semester baru, mahasiswa S-2 dapat dilakukan sejak hari Senin, 26 September 2011 s/d 1 Oktober 2011. Registrasi Kuliah dengan mengisi KRS (Study Plan) dan melengkapinya dengan Copy KHS dan Copy Transfer Pembayaran SPP kuliah, sesuai dengan pencapaian IP/KHS semester yang lalu dan kebijakan beasiswa ICAS.

Permbayaran SPP Kuliah ditransfer ke rekening BRI , atas nama MR. FAZELI SEYED AHMAD, no. 0206-01-003185-30-0

Perkuliahan akan dimulai tgl 7 Oktober 2011.

Demikian agar menjadi maklum adanya. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Wassalam

Ahmad Y. Samantho, S.IP, MA
Kepala Biro Akademik
PMIAI Universitas Paramadina-ICAS

Academil Callendar 2011-2012

Draft Jadwal Kuliah Semester Ganjil 2011-2012 (Autosaved)

THE VIRTOUS CITY AND THE POSSIBLITY OF ITS EMERGENCE FROM THE DEMOCRATIC CITY IN AL-FARABI’S POLITICAL PHILOSOPHY

By Dr. Haidar Bagir

Introduction

Al-Farabi (870-950), also known in the West as Alfarabius, was the Medieval Muslim political philosopher par excellence. Mainly under the influence of Plato, he developed his idea of the virtuous city (polis, al-madina al-fadilah)) as the association in which human species can best meet its various needs. In contrast to that, Al-Farabi also developed the idea of the imperfect cities which he divided into four. These are the ignorant city (al-madina al-jahiliyya), the immoral city (al-madina al-fasiqa), the erring city (al-madina al-mubaddala) and the straying city (al-madina al-dalla). In its turn, the ignorant city is divided into 6: indispensable city (al-madınah al-darurıyah),) vile city (al-madına al-nadalah), base city (al-madına al-khissah), timocratic city (al-madınah al-karamıyah) and despotic city (al-madına al-taghallub), and democratic city (al-madına al-jama’iyah).

Continue reading